Lewati ke konten utama

Simulator Kode Warna Fiber Optik TIA-598C & Pinout RJ45

Visualisasi kode warna core fiber optik TIA-598C 1-288 core, nomor tube, dan diagram pinout kabel LAN RJ45 T568A/T568B beserta PoE standar.

Parameter Input

Coba Contoh:
1288

Hasil Perhitungan

Nomor Core Terpilih
27
Nomor Tabung / Loose Tube
3
Posisi Core dalam Tube
3
Warna Tube (TIA-598C)
Tube #3: Hijau (Green) (Solid)
Warna Serat / Core (TIA-598C)
Core #3 (di dalam Tube): Hijau (Green) (Solid)
Kode Warna Hex Tube
#16a34a
Kode Warna Hex Core
#16a34a
Total Jumlah Tube pada Kabel
4
Standar Susunan Kabel RJ45
T568B
Ingin membandingkan 2 opsi desain (misal: RAIDZ1 vs RAIDZ2, atau Cat6 vs Cat5e)?
⚡ Standar Infrastruktur Jaringan Enterprise
Managed L2+/L3 Gigabit Switch (802.1Q VLAN & RSTP) + Cat6/FO Uplink
RFC 1918 / RFC 4632 Compliant Addressing

Pisahkan subnet manajemen, server, pengguna, dan IoT/CCTV menggunakan VLAN terisolasi.

Tabel Urutan 12 Warna Core dalam Tube Terpilih
Nomor Core GlobalUrutan dalam TubeKode Warna Hex
Core #25Pin/Core 1#2563eb
Core #26Pin/Core 2#f97316
Core #27Pin/Core 3#16a34a
Core #28Pin/Core 4#78350f
Core #29Pin/Core 5#64748b
Core #30Pin/Core 6#f8fafc
Core #31Pin/Core 7#dc2626
Core #32Pin/Core 8#0f172a
Core #33Pin/Core 9#eab308
Core #34Pin/Core 10#7c3aed
Core #35Pin/Core 11#ec4899
Core #36Pin/Core 12#06b6d4
Tabel Pinout Kabel LAN RJ45 & Pemetaan PoE
Nomor Pin RJ45Fungsi Sinyal EthernetAlokasi Daya PoE
Pin 1BI_DA+ (TX+)DC+ (PoE Mode A)
Pin 2BI_DA- (TX-)DC+ (PoE Mode A)
Pin 3BI_DB+ (RX+)DC- (PoE Mode A)
Pin 4BI_DC+ (Gigabit)DC+ (PoE Mode B)
Pin 5BI_DC- (Gigabit)DC+ (PoE Mode B)
Pin 6BI_DB- (RX-)DC- (PoE Mode A)
Pin 7BI_DD+ (Gigabit)DC- (PoE Mode B)
Pin 8BI_DD- (Gigabit)DC- (PoE Mode B)

🔬Visualisasi Penampang Fiber Optik & Pinout RJ45

TIA-598C / TIA-568-T568B
Penampang Tube #3
JELLY123456789101112

Core aktif terpilih: #3 (Core #3 (di dalam Tube): Hijau (Green) (Solid))

Konektor RJ45 — Standar T568B
12345678

Urutan kabel: 1 (Putih/Oranye) s/d 8 (Cokelat) — Gigabit & PoE Ready

Bagikan ke WhatsApp

Cara Menggunakan Alat Ini

  1. Masukkan target nomor core fiber yang ingin dicari (1 sampai 288 core) dan pilih konfigurasi jumlah core per tube (6, 12, atau 24 core).
  2. Pilih standar susunan pinout kabel LAN RJ45 yang diinginkan (T568B komersial standar, T568A perumahan, atau kabel Crossover).
  3. Tinjau visualisasi diagram penampang loose tube, warna spesifik serat kaca dan tube pembungkus, serta tabel pinout kabel UTP lengkap dengan panduan injeksi daya PoE.

Contoh Perhitungan Nyata: Pelacakan Core #27 pada Kabel Trunk 48-Core & Susunan T568B

Contoh terhitung: Core nomor 27 pada kabel 48-core (12 core/tube) berada di dalam Tube #3 (Warna Hijau Solid) pada posisi Core #3 (Warna Hijau). Untuk kabel LAN T568B, Pin 1-2 menggunakan pasangan Putih-Oranye/Oranye untuk PoE Mode A (+).

Input Contoh
Nomor Core Target yang Dicari (1–288)
27
Kapasitas Core per Loose Tube
12 Core per Tube (Standar Industri Enterprise)
Total Kapasitas Core Kabel
48 Core (4 Tube)
Standar Susunan Pinout RJ45
T568B (Komersial / Standar Dominan Indonesia)
Output Terhitung
Nomor Core Terpilih
27
Nomor Tabung / Loose Tube
3
Posisi Core dalam Tube
3
Warna Tube (TIA-598C)
Tube #3: Hijau (Green) (Solid)
Warna Serat / Core (TIA-598C)
Core #3 (di dalam Tube): Hijau (Green) (Solid)
Kode Warna Hex Tube
#16a34a
Kode Warna Hex Core
#16a34a
Total Jumlah Tube pada Kabel
4
Standar Susunan Kabel RJ45
T568B
Tabel Urutan 12 Warna Core dalam Tube Terpilih
Nomor Core GlobalUrutan dalam TubeKode Warna Hex
Core #25Pin/Core 1#2563eb
Core #26Pin/Core 2#f97316
Core #27Pin/Core 3#16a34a
Core #28Pin/Core 4#78350f
Core #29Pin/Core 5#64748b
Core #30Pin/Core 6#f8fafc
Core #31Pin/Core 7#dc2626
Core #32Pin/Core 8#0f172a
Core #33Pin/Core 9#eab308
Core #34Pin/Core 10#7c3aed
Core #35Pin/Core 11#ec4899
Core #36Pin/Core 12#06b6d4
Tabel Pinout Kabel LAN RJ45 & Pemetaan PoE
Nomor Pin RJ45Fungsi Sinyal EthernetAlokasi Daya PoE
Pin 1BI_DA+ (TX+)DC+ (PoE Mode A)
Pin 2BI_DA- (TX-)DC+ (PoE Mode A)
Pin 3BI_DB+ (RX+)DC- (PoE Mode A)
Pin 4BI_DC+ (Gigabit)DC+ (PoE Mode B)
Pin 5BI_DC- (Gigabit)DC+ (PoE Mode B)
Pin 6BI_DB- (RX-)DC- (PoE Mode A)
Pin 7BI_DD+ (Gigabit)DC- (PoE Mode B)
Pin 8BI_DD- (Gigabit)DC- (PoE Mode B)

Konsep Dasar & Catatan Teknis

Standarisasi kode warna pada kabel serat optik (fiber optic) dan kabel tembaga pasangan berpilin (twisted-pair LAN RJ45) merupakan fondasi utama bagi keandalan fisik seluruh instalasi telekomunikasi dan jaringan komputer. Ketepatan identifikasi core dan pinout sangat krusial dalam pekerjaan splicing fusion, terminasi patch panel, serta instalasi perangkat bertenaga Power over Ethernet (PoE) di lapangan. Pada kabel fiber optik multi-core tipe loose tube, industri global mengadopsi standar internasional ANSI/TIA-598-C (dan pembaruan TIA-598-D). Standar ini menetapkan urutan 12 warna dasar untuk serat kaca: 1-Biru, 2-Oranye, 3-Hijau, 4-Cokelat, 5-Abu-abu (Slate), 6-Putih, 7-Merah, 8-Hitam, 9-Kuning, 10-Ungu (Violet), 11-Merah Muda (Rose/Pink), dan 12-Toska (Aqua). Pada kabel berkapasitas besar (seperti 24, 48, 96, hingga 288 core), susunan serat dibagi ke dalam beberapa tabung pelindung (loose tubes) yang masing-masing juga diberi kode warna mengikuti siklus 12 warna yang sama. Untuk kabel dengan kapasitas di atas 144 core, tabung kedua belas ke atas diberi tanda striping garis hitam atau cincin penanda (tracer ring) untuk membedakan posisinya secara akurat. Untuk pengkabelan tembaga terstruktur Ethernet (Cat5e, Cat6, Cat6A), standar ANSI/TIA-568.2-D mendefinisikan dua susunan pinout konektor RJ45: T568A dan T568B. Standar T568B merupakan konvensi yang paling banyak digunakan dalam instalasi komersial di Indonesia dan seluruh dunia, dengan urutan pin: 1-Putih/Oranye, 2-Oranye, 3-Putih/Hijau, 4-Biru, 5-Putih/Biru, 6-Hijau, 7-Putih/Cokelat, dan 8-Cokelat. Memahami pemetaan pasangan kabel ini sangat penting untuk kompatibilitas suplai daya Power over Ethernet standar IEEE 802.3af/at/bt: PoE Mode A (Alternative A) mengalirkan daya DC positif pada pin 1-2 dan negatif pada pin 3-6 (phantom power bersama data), sedangkan PoE Mode B (Alternative B) memanfaatkan pin cadangan 4-5 (positif) dan 7-8 (negatif). Kesalahan terminasi urutan kabel dapat menyebabkan crosstalk tinggi, kegagalan autonegotiation Gigabit, atau kerusakan sirkuit catu daya PoE.

Cara Perhitungan (Rumus & Langkah)

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa perbedaan praktis antara standar kabel LAN T568A dan T568B?

Secara performa transmisi data keduanya identik. Perbedaannya hanya pada pertukaran posisi pasangan kabel warna Oranye (Pin 1-2 pada T568B) dan Hijau (Pin 1-2 pada T568A). Standar T568B adalah standar dominan di instalasi komersial enterprise.

Bagaimana cara membaca kode warna fiber jika nomor core di atas 12?

Gunakan rumus pembagian: Nomor Tube = Pembulatan Ke Atas (Core ÷ Cores Per Tube). Posisi Core dalam tube = (Core - 1) MOD Cores Per Tube + 1. Setiap tube mengulang siklus 12 warna TIA-598 yang sama.

Apa itu PoE Mode A vs PoE Mode B pada kabel UTP RJ45?

PoE Mode A (Endspan) mengalirkan daya DC bersama sinyal data pada Pin 1, 2, 3, dan 6 (phantom power). PoE Mode B (Midspan) mengalirkan daya listrik DC melalui pasangan kabel cadangan pada Pin 4, 5 (positif) dan 7, 8 (negatif).

Mengapa kabel straight-through T568B ke T568B bisa menghubungkan dua switch modern?

Switch dan kartu jaringan modern dilengkapi fitur Auto MDI/MDI-X otomatis. Perangkat keras secara cerdas mendeteksi arah transmisi kabel dan membalik pasangan pin TX/RX secara internal tanpa memerlukan kabel crossover khusus.