Lewati ke konten utama

Kalkulator VLSM dan Pemecah Subnet IPv4

Pecah blok jaringan IPv4 menjadi N subnet sama besar atau alokasikan subnet VLSM berdasarkan kebutuhan host terbesar dengan ekspor CSV/Markdown.

Parameter Input

Coba Contoh:

Pisahkan dengan koma. Otomatis diurutkan dari blok terbesar ke terkecil.

Hasil Perhitungan

parentCidr
192.168.10.0/24
parentNetwork
192.168.10.0
parentBroadcast
192.168.10.255
parentTotalAddresses
256
mode
vlsm
allocatedAddresses
228
unallocatedAddresses
28
#NamaSubnetRentang HostUsableSisa
1Staff192.168.10.0/25192.168.10.1 โ€“ 192.168.10.12612626
2Voice192.168.10.128/26192.168.10.129 โ€“ 192.168.10.1906212
3CCTV192.168.10.192/27192.168.10.193 โ€“ 192.168.10.222305
4WAN192.168.10.224/30192.168.10.225 โ€“ 192.168.10.22620

Cara Menggunakan Alat Ini

  1. Masukkan blok jaringan induk dalam notasi CIDR (misalnya 192.168.10.0/24 atau 10.10.0.0/16) dan pilih Mode B (VLSM berdasar jumlah host) atau Mode A (Pembagian N subnet sama besar).
  2. Untuk Mode VLSM, masukkan daftar kebutuhan host per segmen (misalnya Staff:100, Voice:50, CCTV:25, WAN:2); untuk Mode Equal Split, masukkan jumlah subnet N yang diinginkan.
  3. Tinjau tabel alokasi subnet yang menampilkan CIDR, rentang host usable, kapasitas usable, dan sisa alamat kosong, lalu ekspor ke format CSV atau Markdown.

Contoh Perhitungan Nyata: VLSM 4 VLAN (192.168.10.0/24)

Memecah jaringan induk 192.168.10.0/24 (256 alamat) untuk kebutuhan Staff (100 host), Voice (50 host), CCTV (25 host), dan WAN (2 host) menghasilkan 4 blok berurutan: 192.168.10.0/25 (126 usable), 192.168.10.128/26 (62 usable), 192.168.10.192/27 (30 usable), dan 192.168.10.224/30 (2 usable), menyisakan 28 alamat bebas.

Input Contoh
{
  "network": "192.168.10.0/24",
  "mode": "vlsm",
  "requirements": "Staff:100, Voice:50, CCTV:25, WAN:2",
  "splitCount": 4
}
Output Terhitung
parentCidr:
192.168.10.0/24
parentNetwork:
192.168.10.0
parentBroadcast:
192.168.10.255
parentTotalAddresses:
256
mode:
vlsm
allocatedAddresses:
228
unallocatedAddresses:
28

Konsep Dasar & Catatan Teknis

Variable Length Subnet Mask (VLSM) dan pemecahan subnet (subnet splitting) adalah teknik pengalamatan IPv4 yang memungkinkan administrator jaringan membagi satu blok alamat induk menjadi beberapa segmen VLAN dengan ukuran yang berbeda-beda sesuai kebutuhan jumlah host sebenarnya. Pada metode subnetting ukuran tetap (fixed-length subnetting), setiap segmen mendapatkan panjang prefix yang sama persis. Akibatnya, tautan antar-router yang hanya membutuhkan dua alamat IP terpaksa menggunakan ukuran blok yang sama besarnya dengan segmen LAN karyawan yang berisi ratusan komputer, sehingga banyak ruang alamat IP terbuang sia-sia. Kalkulator ini mendukung dua mode perancangan. Mode pertama adalah pembagian subnet rata (Equal Split), yang meminjam sejumlah bit host untuk memecah blok induk menjadi N subnet berukuran identik. Mode kedua adalah perencana VLSM, yang secara otomatis mengurutkan daftar kebutuhan host dari yang terbesar hingga terkecil sebelum mengalokasikan blok alamat secara berurutan. Pengurutan dari kebutuhan terbesar ke terkecil sangat krusial dalam standar CIDR karena setiap subnet harus diselaraskan pada batas kelipatan ukuran bloknya (block boundary alignment) agar tidak terjadi tumpang tindih rentang alamat. Kesalahan yang paling sering dilakukan saat merancang tabel VLSM secara manual adalah mengalokasikan subnet kecil terlebih dahulu di awal blok alamat, lalu menempatkan subnet besar pada alamat yang bukan kelipatan pangkat dua dari ukuran bloknya. Kesalahan lain adalah lupa memperhitungkan dua alamat cadangan (Network ID dan Broadcast Address) pada setiap segmen VLAN serta tidak menyisakan cadangan pertumbuhan perangkat untuk dua hingga tiga tahun ke depan. Dengan tabel alokasi otomatis lengkap dengan ekspor CSV dan Markdown, dokumentasi pengalamatan VLAN dapat langsung diaudit dan dibagikan ke tim operasional.

Cara Perhitungan (Rumus & Langkah)

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Mengapa VLSM selalu mengurutkan alokasi dari kebutuhan host terbesar ke terkecil?

Setiap blok CIDR harus dimulai pada alamat IP yang merupakan kelipatan ukuran bloknya (misalnya blok /25 berukuran 128 alamat harus dimulai di .0 atau .128). Mengalokasikan blok terbesar lebih dulu memastikan semua subnet berikutnya otomatis selaras pada batas biner tanpa menyisakan celah terfragmentasi.

Berapa ukuran blok yang dialokasikan jika saya membutuhkan tepat 30 host?

Untuk 30 host, blok /27 (32 alamat total, 32 โˆ’ 2 = 30 alamat usable) sudah mencukupi secara matematis dengan sisa 0 alamat kosong. Jika Anda membutuhkan ruang cadangan ekspansi, masukkan 35 atau 40 host agar dialokasikan ke blok /26 (62 usable host).

Bagaimana cara mengekspor hasil tabel VLSM ke Excel atau dokumentasi Git?

Klik tombol Ekspor CSV pada kartu hasil untuk mengunduh file .csv yang siap dibuka di Microsoft Excel atau Google Sheets, atau klik Salin Markdown untuk menempelkan tabel langsung ke file README.md dan wiki dokumentasi.

Referensi Standar & Catatan

Terakhir diperbarui: Status Konten: Draf (Menunggu Tinjauan Editor)

Catatan: Hasil di atas merupakan estimasi berdasarkan rumus standar. Selalu verifikasi dengan dokumentasi resmi vendor dan kondisi lapangan sebelum implementasi pada lingkungan produksi.