Kalkulator Redaman Fiber Optik (dBm) & Box Kabel UTP
Hitung redaman link optik GPON/EPON (dBm), splitter ratio, konektor, fusi kabel FO, serta estimasi kebutuhan box kabel UTP LAN dan RJ45.
Parameter Input
Hasil Perhitungan
- txPowerDbm
- 3.5
- fiberLengthKm
- 2.5
- wavelengthNm
- 1310
- attenuationPerKm
- 0.35
- cableLossDb
- 0.88
- spliceCount
- 4
- spliceLossDb
- 0.4
- connectorCount
- 4
- connectorLossDb
- 1.4
- splitterRatio
- 1:8
- splitterLossDb
- 10.5
- totalLossDb
- 13.18
- estimatedRxDbm
- -9.68
- opticalStatus
- OPTIMAL (Sinyal Hijau / Stabil)
- opticalStatusEn
- OPTIMAL (Stable Green Signal)
- opticalNote
- Redaman berada di rentang ideal PON (-8 dBm s/d -24 dBm).
- opticalNoteEn
- Optical power is within the ideal PON operating window (-8 dBm to -24 dBm).
- lanDropPoints
- 24
- avgDropLengthM
- 35
- totalUtpMeters
- 966
- utpBoxes305m
- 4
- rj45Connectors
- 58
- summaryText
- Ringkasan Redaman Fiber Optik & Kebutuhan Kabel UTP – InfraCalc.id Panjang FO : 2.5 km (1310 nm), Redaman Kabel: 0.88 dB Splice / Conn : 4 Sambungan (0.4 dB) + 4 Konektor (1.4 dB) Splitter PON : 1:8 (10.5 dB) Total Redaman : 13.18 dB | Estimasi Sinyal RX: -9.68 dBm Status Optik : OPTIMAL (Sinyal Hijau / Stabil) Catatan Optik : Redaman berada di rentang ideal PON (-8 dBm s/d -24 dBm). Tarikan LAN : 24 Titik @ 35m -> Total 966 Meter (Beli 4 Box UTP 305m + 58 Pcs RJ45)
Cara Menggunakan Alat Ini
- Masukkan daya pancar optik SFP OLT (dBm), panjang total rute kabel fiber (km), dan pilih panjang gelombang kerja (1310 nm atau 1490/1550 nm).
- Tentukan jumlah titik sambungan fusi (splicing), jumlah konektor optik, dan rasio passive splitter PON (misalnya 1:4, 1:8, atau 1:16).
- Tinjau total redaman link (dB), estimasi level sinyal terima ONT (dBm), status kelayakan optik, serta estimasi kebutuhan box kabel UTP LAN.
Contoh Perhitungan Nyata: Distribusi GPON 2.5 km (Splitter 1:8, 24 Drop LAN)
Contoh terhitung: Rute FO 2.5 km (1310 nm) dengan 4 sambungan fusi, 4 konektor, dan splitter PLC 1:8 menghasilkan total redaman 13.18 dB. Daya terima estimasi RX adalah -9.68 dBm (Status: OPTIMAL (Sinyal Hijau / Stabil)). Kebutuhan LAN 24 titik @ 35m memerlukan 966 meter kabel (4 box UTP 305m) dan 58 pcs RJ45.
{
"txPowerDbm": 3.5,
"fiberLengthKm": 2.5,
"wavelengthNm": 1310,
"spliceCount": 4,
"connectorCount": 4,
"splitterRatio": "1:8",
"lanDropPoints": 24,
"avgDropLengthM": 35
}- txPowerDbm:
- 3.5
- fiberLengthKm:
- 2.5
- wavelengthNm:
- 1310
- attenuationPerKm:
- 0.35
- cableLossDb:
- 0.88
- spliceCount:
- 4
- spliceLossDb:
- 0.4
- connectorCount:
- 4
- connectorLossDb:
- 1.4
- splitterRatio:
- 1:8
- splitterLossDb:
- 10.5
- totalLossDb:
- 13.18
- estimatedRxDbm:
- -9.68
- opticalStatus:
- OPTIMAL (Sinyal Hijau / Stabil)
- opticalStatusEn:
- OPTIMAL (Stable Green Signal)
- opticalNote:
- Redaman berada di rentang ideal PON (-8 dBm s/d -24 dBm).
- opticalNoteEn:
- Optical power is within the ideal PON operating window (-8 dBm to -24 dBm).
- lanDropPoints:
- 24
- avgDropLengthM:
- 35
- totalUtpMeters:
- 966
- utpBoxes305m:
- 4
- rj45Connectors:
- 58
- summaryText:
- Ringkasan Redaman Fiber Optik & Kebutuhan Kabel UTP – InfraCalc.id Panjang FO : 2.5 km (1310 nm), Redaman Kabel: 0.88 dB Splice / Conn : 4 Sambungan (0.4 dB) + 4 Konektor (1.4 dB) Splitter PON : 1:8 (10.5 dB) Total Redaman : 13.18 dB | Estimasi Sinyal RX: -9.68 dBm Status Optik : OPTIMAL (Sinyal Hijau / Stabil) Catatan Optik : Redaman berada di rentang ideal PON (-8 dBm s/d -24 dBm). Tarikan LAN : 24 Titik @ 35m -> Total 966 Meter (Beli 4 Box UTP 305m + 58 Pcs RJ45)
Konsep Dasar & Catatan Teknis
Cara Perhitungan (Rumus & Langkah)
Rumus Matematika
- Redaman Kabel = Panjang FO km × Atenuasi per km (0,35 dB/km @ 1310nm; 0,22 dB/km @ 1550nm)
- Redaman Sambungan = Titik Fusi × 0,10 dB; Redaman Konektor = Pasang SC/LC × 0,35 dB
- Total Redaman = Redaman Kabel + Redaman Fusi + Redaman Konektor + Redaman Splitter
- Sinyal Terima RX = Daya Pancar TX (dBm) - Total Redaman (dB)
- Total Meter UTP = ceil(Titik LAN × Rata-rata Meter × 1,15) (+15% Slack Tray/Konduit)
- Box Kabel UTP = ceil(Total Meter UTP / 305); RJ45 = ceil(Titik LAN × 2 × 1,20)
Langkah Substitusi
- 1. Optical Fiber Cable Attenuation: 2.5 km × 0.35 dB/km (1310 nm) = 0.88 dB
- 2. Fusion Splice Losses: 4 joints × 0.10 dB = 0.4 dB
- 3. Mated Optical Connectors: 4 pairs × 0.35 dB = 1.4 dB
- 4. Passive Optical Splitter: 1:8 PLC splitter insertion loss = 10.5 dB
- 5. Total Optical Path Loss: 0.88 + 0.4 + 1.4 + 10.5 = 13.18 dB
- 6. Expected Optical Receiver Power (RX): 3.5 dBm (TX) - 13.18 dB = -9.68 dBm [OPTIMAL (Stable Green Signal)]
- 7. Horizontal Copper UTP BOM: (24 drops × 35m × 1.15 slack) = 966m -> ceil(966 / 305) = 4 Boxes 305m; RJ45 Plugs = ceil(24 × 2 × 1.20) = 58 Pcs
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Berapa rentang daya optik RX yang aman pada modem ONT GPON?
Rentang ideal untuk modem ONT adalah antara -8 dBm hingga -24 dBm. Sinyal antara -24 dBm dan -27 dBm berstatus warning (rawan terputus saat kabel melengkung). Sinyal di bawah -27 dBm memicu lampu LOS merah, sedangkan sinyal di atas -8 dBm dapat merusak receiver.
Mengapa panjang gelombang 1310 nm memiliki redaman lebih besar daripada 1550 nm?
Fenomena Rayleigh Scattering menyebabkan foton dengan panjang gelombang lebih pendek (1310 nm) lebih sering menabrak ketidakteraturan mikroskopis pada kaca silika murni dibandingkan panjang gelombang yang lebih panjang (1550 nm), menghasilkan redaman ~0,35 dB/km vs ~0,22 dB/km.
Apa perbedaan antara konektor SC/UPC (Biru) dan SC/APC (Hijau)?
Konektor UPC (Ultra Physical Contact) memiliki ujung ferrule bulat rata dengan optical return loss (ORL) ~-50 dB. Konektor APC (Angled Physical Contact) memiliki sudut kemiringan 8 derajat yang memantulkan pantulan cahaya ke luar inti kabel (ORL ~-65 dB), wajib digunakan untuk sinyal TV kabel (RF video) dan GPON modern.
Mengapa perhitungan panjang kabel UTP ditambahkan 15% slack?
Kabel jaringan di lapangan tidak pernah ditarik lurus. Tambahan 15% memperhitungkan lekukan tray kabel di atas plafon, jalur turun di dinding konduit, serta service loop 2–3 meter di dalam rack patch panel untuk kemudahan terminasi ulang.
Alat Kalkulator Terkait
Konversi daya RF antara dBm, milliwatt (mW), Watt, dan dBW, serta hitung redaman propagasi ruang bebas (Free Space Path Loss / FSPL) gelombang radio.
Hitung sinyal terima RX (dBm), redaman ruang bebas FSPL, radius zona Fresnel 60%, kelengkungan bumi, dan tinggi tower triangle link wireless PtP.
Hitung jatuh tegangan (voltage drop) kabel UTP PoE Cat6, Cat5e, dan CCA, sisa voltase ujung kamera, batas jarak aman, dan risiko restart malam hari.
Hitung kebutuhan jumlah AP Wi-Fi berdasarkan luas ruangan dan kapasitas klien aktif, budget daya switch PoE, serta bandwidth internet ISP.
Referensi Standar & Catatan
- ITU-T Recommendation G.984.2 — Gigabit-capable passive optical networks (GPON): Physical Media Dependent (PMD) layer specification
- The Fiber Optic Association (FOA) — Calculating Link Loss Budgets
- ANSI/TIA-568.2-D — Balanced Twisted-Pair Telecommunications Cabling and Components Standard
Catatan: Hasil di atas merupakan estimasi berdasarkan rumus standar. Selalu verifikasi dengan dokumentasi resmi vendor dan kondisi lapangan sebelum implementasi pada lingkungan produksi.