Lewati ke konten utama

Kalkulator Link Budget Wireless PtP & Zona Fresnel

Hitung sinyal terima RX (dBm), redaman ruang bebas FSPL, radius zona Fresnel 60%, kelengkungan bumi, dan tinggi tower triangle link wireless PtP.

Parameter Input

Coba Contoh:
km
GHz
dBm
dBi
m

Hasil Perhitungan

distKm
5
freqGhz
5.8
txDbm
24
antGainDbi
23
obstacleM
12
cableConnLossDb
2
fsplDb
121.7
rxSignalDbm
-53.7
fresnelRadiusM
8.04
clearance60PctM
4.82
earthBulgeM
0.37
minTowerHeightM
18
recTriangleStages
5
linkQuality
SANGAT STABIL (Full Modulation 8x / 256-QAM)
linkQualityEn
EXCELLENT (Full Modulation 8x / 256-QAM)
summaryText
Ringkasan Wireless PtP Link Budget & Fresnel Zone – InfraCalc.id Jarak Tembak : 5 km pada Frekuensi 5.8 GHz (FSPL: 121.7 dB) Radio & Antena : TX 24 dBm + 2× Antena Dish 23 dBi Estimasi RX : -53.7 dBm (SANGAT STABIL (Full Modulation 8x / 256-QAM)) Fresnel Zone 1 : Radius 8.04 m (Wajib bebas halangan minimal 60% = 4.82 m + Lengkung Bumi 0.37 m) Tinggi Tower : Minimal 18 Meter di atas tanah (dengan tinggi pohon/gedung tengah 12 m)

Cara Menggunakan Alat Ini

  1. Masukkan jarak antar-titik wireless link dalam kilometer (km) dan pilih frekuensi radio pembawa (misalnya 5.8 GHz, 2.4 GHz, atau 24/60 GHz).
  2. Tentukan daya pancar radio TX (dBm), gain penguatan antena dish (dBi), dan estimasi tinggi halangan pohon atau gedung tertinggi di tengah lintasan.
  3. Tinjau estimasi daya sinyal terima RX (dBm), status modulasi link, radius zona Fresnel 60%, dan rekomendasi tinggi tower minimal di atas tanah.

Contoh Perhitungan Nyata: Link PtP Pedesaan 5 km @ 5.8 GHz (Dish 23 dBi)

Contoh terhitung: Link PtP jarak 5 km pada frekuensi 5.8 GHz dengan radio TX 24 dBm dan sepasang antena dish 23 dBi menghasilkan sinyal terima estimasi -53.7 dBm (Status: SANGAT STABIL (Full Modulation 8x / 256-QAM)). Dengan halangan tengah setinggi 12 m, kelengkungan bumi 0.37 m, dan clearance 60% Fresnel 4.82 m, dibutuhkan tinggi tower minimal 18 meter (±5 stage triangle @4m).

Input Contoh
{
  "distKm": 5,
  "freqGhz": 5.8,
  "txDbm": 24,
  "antGainDbi": 23,
  "obstacleM": 12
}
Output Terhitung
distKm:
5
freqGhz:
5.8
txDbm:
24
antGainDbi:
23
obstacleM:
12
cableConnLossDb:
2
fsplDb:
121.7
rxSignalDbm:
-53.7
fresnelRadiusM:
8.04
clearance60PctM:
4.82
earthBulgeM:
0.37
minTowerHeightM:
18
recTriangleStages:
5
linkQuality:
SANGAT STABIL (Full Modulation 8x / 256-QAM)
linkQualityEn:
EXCELLENT (Full Modulation 8x / 256-QAM)
summaryText:
Ringkasan Wireless PtP Link Budget & Fresnel Zone – InfraCalc.id Jarak Tembak : 5 km pada Frekuensi 5.8 GHz (FSPL: 121.7 dB) Radio & Antena : TX 24 dBm + 2× Antena Dish 23 dBi Estimasi RX : -53.7 dBm (SANGAT STABIL (Full Modulation 8x / 256-QAM)) Fresnel Zone 1 : Radius 8.04 m (Wajib bebas halangan minimal 60% = 4.82 m + Lengkung Bumi 0.37 m) Tinggi Tower : Minimal 18 Meter di atas tanah (dengan tinggi pohon/gedung tengah 12 m)

Konsep Dasar & Catatan Teknis

Perancangan link nirkabel Point-to-Point (PtP) jarak jauh untuk transmisi data broadband outdoor menuntut analisis presisi terhadap dua parameter fisis: anggaran daya link (link budget) dan ruang bebas elipsoid propagasi (Fresnel Zone). Pemahaman umum yang keliru menganggap bahwa selama kedua antena saling melihat secara visual (optical line-of-sight / LOS), sinyal radio otomatis akan terhubung dengan sempurna. Dalam kenyataannya, gelombang elektromagnetik radio merambat dalam bentuk elipsoid tiga dimensi yang meluas di antara kedua antena. Zona Fresnel pertama (1st Fresnel Zone) adalah ruang elips paling krusial di mana gelombang sekunder yang terpantul dapat memperkuat atau justru membatalkan (interferensi destruktif) sinyal transmisi utama. Standar telekomunikasi mensyaratkan minimal 60% dari radius zona Fresnel pertama harus benar-benar bersih tanpa terhalang pucuk pohon, atap gedung, maupun kontur tanah. Jika halangan menembus ruang 60% ini, redaman difraksi (diffraction loss) akan memangkas daya terima RX secara drastis bahkan saat garis pandang optik masih terlihat. Selain halangan vegetasi dan bangunan, kelengkungan bumi (earth curvature bulge) menjadi faktor kritis pada link jarak jauh di atas 5 kilometer. Di titik tengah lintasan, permukaan bumi melengkung ke atas sebesar (d²)/68 meter (misalnya setinggi 0,37 meter pada 5 km, dan melonjak hingga 5,88 meter pada 20 km). Kalkulator ini mengintegrasikan redaman ruang bebas (FSPL), daya pancar radio, gain antena dish pengarah, redaman pigtail, kelengkungan bumi, dan margin clearance 60% Fresnel untuk menghitung estimasi sinyal terima RX (dBm) serta rekomendasi tinggi tiang tower triangle minimal di kedua sisi lokasi.

Cara Perhitungan (Rumus & Langkah)

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Mengapa sinyal terima RX ideal untuk wireless outdoor berada di kisaran -50 dBm s/d -65 dBm?

Sinyal di kisaran -50 hingga -65 dBm memungkinkan radio mencapai modulasi tertinggi (256-QAM atau 1024-QAM / 8x s/d 10x throughput) sekaligus menyisakan fade margin 15–20 dB saat hujan lebat. Sinyal lebih kuat dari -40 dBm dapat membuat receiver overload/saturasi, sedangkan di bawah -75 dBm link akan melambat drastis.

Apa akibatnya jika zona Fresnel terhalang lebih dari 40%?

Jika halangan masuk melebihi 40% dari radius Fresnel (artinya ruang bebas kurang dari 60%), gelombang pantulan akan memiliki beda fase 180 derajat yang membatalkan sinyal langsung (destructive interference). Sinyal RX akan anjlok drastis (fading), packet loss melonjak, dan kapasitas throughput link drop signifikan.

Bagaimana cara mengatasi halangan bukit atau gedung tinggi di tengah rute PtP?

Solusi teknis terbaik adalah: (1) Menaikkan tinggi tower di kedua sisi; (2) Menggeser lokasi antenna mast; atau (3) Membangun stasiun relay repeater aktif (Back-to-Back radio PtP) di puncak bukit atau gedung yang menjadi halangan.

Mengapa frekuensi 60 GHz dan 24 GHz lebih sensitif terhadap hujan dibandingkan 5 GHz?

Panjang gelombang frekuensi milimeter (seperti 60 GHz = 5 mm) seukuran dengan butiran air hujan dan molekul oksigen di atmosfer. Molekul air menyerap dan menghamburkan energi gelombang radio secara masif (rain attenuation), sehingga link 60 GHz biasanya dibatasi untuk jarak pendek (<2 km) atau dilengkapi link backup 5 GHz failover.

Referensi Standar & Catatan

Terakhir diperbarui: Status Konten: Draf (Menunggu Tinjauan Editor)

Catatan: Hasil di atas merupakan estimasi berdasarkan rumus standar. Selalu verifikasi dengan dokumentasi resmi vendor dan kondisi lapangan sebelum implementasi pada lingkungan produksi.