Lewati ke konten utama

Kalkulator SLA Uptime, Downtime Tahunan & Error Budget

Hitung batas maksimal toleransi downtime harian, bulanan, dan tahunan dari target SLA (99.9%–99.999%) atau evaluasi pencapaian SLA dari durasi insiden.

Parameter Input

Coba Contoh:
%
9599.999
01000

Hasil Perhitungan

Tingkat Ketersediaan Layanan SLA (%)99.90%
Mode Perhitungan
forward
Persentase Ketersediaan Layanan (SLA)
99,9 %
Tingkat Ketersediaan SLA Terformat
99.9000%
Batas Downtime Harian (Detik)
86 Detik
Batas Toleransi Downtime per Hari (24 Jam)
1 menit 26 detik
Batas Downtime Mingguan (Detik)
605 Detik
Batas Toleransi Downtime per Minggu (7 Hari)
10 menit 5 detik
Batas Downtime Bulanan (Detik)
2.630 Detik
Batas Toleransi Downtime per Bulan (30,44 Hari)
43 menit 50 detik
Batas Downtime Kuartalan (Detik)
7.889 Detik
Batas Toleransi Downtime per Kuartal (91,31 Hari)
2 jam 11 menit 29 detik
Batas Downtime Tahunan (Detik)
31.558 Detik
Batas Toleransi Downtime per Tahun (365,25 Hari)
8 jam 45 menit 58 detik
Catatan Standar Kalender Perhitungan
Kalkulasi berbasis 365,25 hari per tahun (rata-rata tahun Julian termasuk tahun kabisat) = 31.557.600 detik per tahun, dan 30,4375 hari per bulan = 2.629.800 detik per bulan.
Ingin membandingkan 2 opsi desain (misal: RAIDZ1 vs RAIDZ2, atau Cat6 vs Cat5e)?
⚡ Standar Infrastruktur Jaringan Enterprise
Managed L2+/L3 Gigabit Switch (802.1Q VLAN & RSTP) + Cat6/FO Uplink
RFC 1918 / RFC 4632 Compliant Addressing

Pisahkan subnet manajemen, server, pengguna, dan IoT/CCTV menggunakan VLAN terisolasi.

Tabel Referensi Standar SLA (The Nines)
SLA LevelDowntime BulananDowntime Tahunan
90% (One Nine)3 hari 1 jam 3 menit36 hari 12 jam 36 menit
95%1 hari 12 jam 31 menit 30 detik18 hari 6 jam 18 menit
98%14 jam 36 menit 36 detik7 hari 7 jam 19 menit 12 detik
99% (Two Nines)7 jam 18 menit 18 detik3 hari 15 jam 39 menit 36 detik
99.5%3 jam 39 menit 9 detik1 hari 19 jam 49 menit 48 detik
99.8%1 jam 27 menit 40 detik17 jam 31 menit 55 detik
99.9% (Three Nines)43 menit 50 detik8 jam 45 menit 58 detik
99.95%21 menit 55 detik4 jam 22 menit 59 detik
99.99% (Four Nines)4 menit 23 detik52 menit 36 detik
99.999% (Five Nines - Telco HA)26,3 detik5 menit 16 detik
99.9999% (Six Nines)2,63 detik31,56 detik
Bagikan ke WhatsApp

Cara Menggunakan Alat Ini

  1. Pilih mode perhitungan: 'Target SLA (%) -> Durasi Downtime' untuk merencanakan anggaran downtime, atau 'Durasi Downtime -> Pencapaian SLA' untuk audit insiden.
  2. Masukkan persentase target ketersediaan SLA (misalnya 99.9, 99.95, atau 99.99) atau masukkan durasi gangguan aktual beserta periode evaluasinya.
  3. Tinjau batas toleransi downtime per Hari, Minggu, Bulan, Kuartal, dan Tahun, serta bandingkan seluruh tingkatan pada Tabel Referensi 'The Nines'.

Contoh Perhitungan Nyata: Target SLA 99,9% (Three Nines — Standar Cloud Hosting)

Contoh terhitung: Target SLA 99,9% memberikan anggaran downtime maksimal 1 menit 26 detik per hari, 10 menit 4 detik per minggu, 43 menit 49 detik per bulan, dan 8 jam 45 menit 57 detik per tahun.

Input Contoh
Arah / Mode Perhitungan
Forward Mode: Target Persentase SLA (%) → Batas Waktu Padam (Downtime)
Target Ketersediaan SLA (%) (Forward Mode)
99,9 %
Output Terhitung
Mode Perhitungan
forward
Persentase Ketersediaan Layanan (SLA)
99,9 %
Tingkat Ketersediaan SLA Terformat
99.9000%
Batas Downtime Harian (Detik)
86 Detik
Batas Toleransi Downtime per Hari (24 Jam)
1 menit 26 detik
Batas Downtime Mingguan (Detik)
605 Detik
Batas Toleransi Downtime per Minggu (7 Hari)
10 menit 5 detik
Batas Downtime Bulanan (Detik)
2.630 Detik
Batas Toleransi Downtime per Bulan (30,44 Hari)
43 menit 50 detik
Batas Downtime Kuartalan (Detik)
7.889 Detik
Batas Toleransi Downtime per Kuartal (91,31 Hari)
2 jam 11 menit 29 detik
Batas Downtime Tahunan (Detik)
31.558 Detik
Batas Toleransi Downtime per Tahun (365,25 Hari)
8 jam 45 menit 58 detik
Catatan Standar Kalender Perhitungan
Kalkulasi berbasis 365,25 hari per tahun (rata-rata tahun Julian termasuk tahun kabisat) = 31.557.600 detik per tahun, dan 30,4375 hari per bulan = 2.629.800 detik per bulan.

Konsep Dasar & Catatan Teknis

Service Level Agreement (SLA) adalah kontrak komitmen teknis antara penyedia layanan infrastruktur TI (seperti penyelenggara cloud, ISP dedicated, atau tim Site Reliability Engineering internal) dengan pelanggan mengenai tingkat ketersediaan (availability) sistem dalam periode waktu tertentu. Ketersediaan layanan dinyatakan dalam persentase waktu aktif (uptime) yang populer disebut sebagai tingkatan "The Nines"—mulai dari 99% (Two Nines), 99,9% (Three Nines), 99,95%, 99,99% (Four Nines), hingga 99,999% (Five Nines). Selisih antara 100% dengan target persentase SLA disebut sebagai Error Budget (anggaran kegagalan atau batas maksimum toleransi downtime). Dalam kalender astronomi Julian standar yang memperhitungkan tahun kabisat, satu tahun terdiri dari 365,25 hari (31.557.600 detik), dan satu bulan rata-rata terdiri dari 30,4375 hari (2.629.800 detik). Pada tingkat SLA 99,9% (Three Nines), anggaran downtime maksimal adalah 0,1% dari total waktu, yaitu sekitar 43 menit 49 detik per bulan atau 8 jam 45 menit 57 detik per tahun. Dalam praktik Site Reliability Engineering (SRE), Error Budget digunakan sebagai metrik pengambilan keputusan objektif antara kecepatan rilis fitur baru dan stabilitas infrastruktur. Selain menghitung batas toleransi downtime dari persentase SLA (mode maju), kalkulator ini juga mendukung perhitungan terbalik (reverse SLA): memasukkan total menit atau jam gangguan aktual yang terjadi dalam sebulan untuk mengetahui persentase pencapaian SLA nyata guna keperluan klaim kredit restitusi layanan. Penting bagi arsitek sistem untuk memahami bagaimana ketersediaan gabungan (composite availability) bekerja pada sistem terdistribusi yang memiliki beberapa komponen secara seri maupun paralel. Apabila sebuah aplikasi web bergantung secara seri pada tiga komponen tunggal tanpa redundansi—misalnya router tepi, server database, dan penyimpanan bersama—yang masing-masing memiliki SLA 99,9%, maka ketersediaan gabungan sistem tersebut turun menjadi 99,9% × 99,9% × 99,9% = 99,7% (atau tiga kali lipat potensi downtime). Sebaliknya, penerapan arsitektur High Availability (HA) aktif-aktif atau failover otomatis secara paralel meningkatkan ketersediaan sistem melampaui 99,99% karena kegagalan satu node fisik tidak menghentikan layanan publik bagi pengguna akhir.

Cara Perhitungan (Rumus & Langkah)

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa yang dimaksud dengan Error Budget dalam disiplin SRE?

Error Budget adalah sisa waktu downtime yang masih diperbolehkan (100% dikurangi target SLA/SLO). Selama Error Budget masih tersisa, tim developer dapat merilis pembaruan secara cepat; jika habis, fokus dialihkan penuh ke perbaikan stabilitas.

Arsitektur apa yang dibutuhkan untuk mencapai SLA 99,99% (Four Nines)?

SLA 99,99% hanya mengizinkan downtime 4 menit 22 detik per bulan. Ini mengharuskan eliminasi Single Point of Failure (SPOF) melalui klaster High Availability (HA) otomatis, dual power supply, dual ISP BGP/failover, dan deployment zero-downtime.

Bagaimana cara menghitung SLA gabungan dari dua komponen yang disusun seri?

Jika aplikasi bergantung pada dua komponen seri (misal Server Web 99,9% dan Database 99,9%), maka ketersediaan gabungannya adalah hasil kali keduanya: 99,9% × 99,9% = 99,80%.

Apakah jadwal pemeliharaan terencana (scheduled maintenance) dihitung sebagai pelanggaran SLA?

Dalam sebagian besar kontrak ISP dan cloud, pemeliharaan terjadwal yang diberitahukan sebelumnya (misal H-7 pada dini hari) dikecualikan dari perhitungan klaim SLA, namun tetap mengurangi ketersediaan riil di sisi pengguna.

Lihat Semua Kalkulator Umum →

Referensi Standar & Catatan

Terakhir diperbarui: Terverifikasi Teknis · Standar Industri

Catatan: Hasil di atas merupakan estimasi berdasarkan rumus standar. Selalu verifikasi dengan dokumentasi resmi vendor dan kondisi lapangan sebelum implementasi pada lingkungan produksi.