Kalkulator AC Ruang Server (BTU/hr & PK) & Rack Unit
Hitung beban panas ruang server dalam BTU/hr, konversi ke PK AC dengan redundansi 24/7, serta ukuran rack unit (U) dengan buffer sirkulasi udara.
Parameter Input
Hasil Perhitungan
- itEquipmentWatt
- 1200
- upsRatingWatt
- 1500
- roomAreaSqm
- 12
- staffCount
- 1
- usedRackUnits
- 14
- itHeatBtu
- 4094
- upsHeatBtu
- 696
- roomEnvBtu
- 4600
- rawTotalBtu
- 9391
- safeTotalBtu
- 11270
- exactPk
- 1.25
- recommendedSinglePk
- 1.5
- redundancyAdvice
- Minimal 1× Unit 1.5 PK (13500 BTU/hr) — Sangat disarankan 2× Unit @ 1.5 PK (Sistem Redundansi N+1 Bergantian 12 Jam)
- requiredRackUWithAirflow
- 19
- recommendedRackSize
- Standing Close Rack 20U / 24U (Depth 800mm)
- summaryText
- Ringkasan Pendingin Ruang Server & Rack – InfraCalc.id Beban Panas IT : 4094 BTU/hr (1200W Server/Switch) + 696 BTU/hr (UPS) Total Beban AC : 11.270 BTU/hr (termasuk ruang 12 m² & margin 20%) Rekomendasi AC : Minimal 1.5 PK (13500 BTU/hr) — Disarankan 2× Unit AC @ 1.5 PK (Sistem Redundansi Bergantian 12 Jam) Kebutuhan Rack : Perangkat 14U (+35% ruang sirkulasi & kabel = 19U) -> Standing Close Rack 20U / 24U (Depth 800mm)
Cara Menggunakan Alat Ini
- Masukkan total konsumsi daya peralatan IT (server, switch, router) dan kapasitas UPS dalam satuan Watt.
- Tentukan luas lantai ruang server (m²), estimasi personel teknisi di dalam ruangan, dan total rack unit (U) terpakai.
- Tinjau total beban panas BTU/hr, rekomendasi kapasitas AC dalam satuan PK, saran redundansi N+1, serta tipe rack server dengan buffer ventilasi.
Contoh Perhitungan Nyata: Ruang Server Kantor 1200W (14U, 12 m²)
Contoh terhitung: Beban IT 1200W dan UPS 1500W di ruang 12 m² menghasilkan beban panas 11.270 BTU/hr (termasuk margin 20%). Dibutuhkan minimal AC 1.5 PK (13500 BTU/hr) dengan sistem rotasi 2 unit AC. Peralatan 14U dengan buffer 35% (19U) merekomendasikan Standing Close Rack 20U / 24U (Depth 800mm).
{
"itEquipmentWatt": 1200,
"upsRatingWatt": 1500,
"roomAreaSqm": 12,
"staffCount": 1,
"usedRackUnits": 14
}- itEquipmentWatt:
- 1200
- upsRatingWatt:
- 1500
- roomAreaSqm:
- 12
- staffCount:
- 1
- usedRackUnits:
- 14
- itHeatBtu:
- 4094
- upsHeatBtu:
- 696
- roomEnvBtu:
- 4600
- rawTotalBtu:
- 9391
- safeTotalBtu:
- 11270
- exactPk:
- 1.25
- recommendedSinglePk:
- 1.5
- redundancyAdvice:
- Minimal 1× Unit 1.5 PK (13500 BTU/hr) — Sangat disarankan 2× Unit @ 1.5 PK (Sistem Redundansi N+1 Bergantian 12 Jam)
- requiredRackUWithAirflow:
- 19
- recommendedRackSize:
- Standing Close Rack 20U / 24U (Depth 800mm)
- summaryText:
- Ringkasan Pendingin Ruang Server & Rack – InfraCalc.id Beban Panas IT : 4094 BTU/hr (1200W Server/Switch) + 696 BTU/hr (UPS) Total Beban AC : 11.270 BTU/hr (termasuk ruang 12 m² & margin 20%) Rekomendasi AC : Minimal 1.5 PK (13500 BTU/hr) — Disarankan 2× Unit AC @ 1.5 PK (Sistem Redundansi Bergantian 12 Jam) Kebutuhan Rack : Perangkat 14U (+35% ruang sirkulasi & kabel = 19U) -> Standing Close Rack 20U / 24U (Depth 800mm)
Konsep Dasar & Catatan Teknis
Cara Perhitungan (Rumus & Langkah)
Rumus Matematika
- Panas Perangkat IT = Beban Watt IT × 3,412 BTU/hr
- Panas Disipasi UPS = (Beban IT × 12% + Kapasitas UPS × 4%) × 3,412 BTU/hr
- Panas Ruang & Personel = (Luas m² × 350 BTU) + (Jumlah Orang × 400 BTU)
- Total Beban Panas Aman = ceil(Total Panas Mentah × 1,20) BTU/hr
- Kapasitas PK AC = Total Beban Panas / 9.000 BTU per PK
- Rekomendasi Rack Unit = ceil(U Terpakai × 1,35) untuk sirkulasi pendinginan dan kabel
Langkah Substitusi
- 1. IT Equipment Thermal Heat: 1200 W × 3.412 = 4094 BTU/hr
- 2. UPS & Battery Dissipation Heat: (1200 W × 12% + 1500 W × 4%) × 3.412 = 696 BTU/hr
- 3. Room Envelope & Staff Heat: (12 m² × 350 BTU) + (1 staff × 400 BTU) = 4600 BTU/hr
- 4. Total Heat Load with +20% Safety Margin: ceil((4094 + 696 + 4600) × 1.20) = 11.270 BTU/hr
- 5. AC Capacity Rating: 11270 BTU/hr / 9,000 BTU/PK = 1.25 PK -> Standard size 1.5 PK (13500 BTU/hr)
- 6. 24/7 Redundancy Sizing: Deploy 2× 1.5 PK units running in 12-hour alternating cycles to ensure N+1 continuous cooling
- 7. Rack Sizing with +35% Buffer: ceil(14U × 1.35) = 19U -> Selected Standing Close Rack 20U / 24U (Depth 800mm)
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Berapa standar suhu dan kelembapan ideal untuk ruang server menurut ASHRAE TC 9.9?
Standar ASHRAE TC 9.9 merekomendasikan suhu intake udara server di kisaran 18°C hingga 27°C (optimal 20°C–22°C) dengan kelembapan relatif 40% hingga 60%. Kelembapan di bawah 30% memicu listrik statis (ESD), sedangkan di atas 60% memicu kondensasi dan korosi.
Mengapa disarankan memasang 2 unit AC yang bekerja bergantian (Sistem Redundansi N+1)?
AC rumahan/komersial standar tidak dirancang untuk kompresor menyala terus menerus tanpa henti selama bertahun-tahun. Dengan 2 unit AC bergantian setiap 12 jam, umur kompresor menjadi lebih panjang dan ruang server tidak akan overheat saat salah satu AC diservis atau rusak.
Mengapa perhitungan ukuran rack menyertakan buffer tambahan 35%?
Mengisi rak server hingga 100% penuh tanpa celah akan menghambat sirkulasi udara dingin dari depan ke belakang rak dan menyulitkan perapihan kabel (cable management). Buffer 35% memberikan ruang untuk horizontal cable organizer dan blanking panel ventilasi.
Bagaimana cara konversi dari BTU/hr ke kW pendinginan dan PK?
1 PK AC di Indonesia setara dengan sekitar 9.000 BTU/hr (atau 2,63 kW thermal). 1 kW panas setara dengan 3.412 BTU/hr. Jadi AC 2 PK memiliki kapasitas pendinginan sekitar 18.000 BTU/hr atau setara dengan mengimbangi sekitar 5,2 kW beban panas.
Alat Kalkulator Terkait
Hitung kapasitas daya UPS server (kVA/VA), waktu backup baterai VRLA (Ah), dan estimasi tagihan listrik PLN bulanan dengan margin aman 25%.
Hitung kebutuhan core CPU, RAM host hypervisor Proxmox/VMware dengan buffer ZFS ARC, serta estimasi waktu backup transfer data jaringan.
Hitung kapasitas bersih ZFS Proxmox VE, sector padding loss, slop space, batas aman 80%, RAM ARC, dan generator CLI zpool create.
Hitung kapasitas usable, ruang parity hilang, efisiensi penyimpanan, dan toleransi kerusakan drive untuk RAID 0, 1, 5, 6, 10, 50, dan 60.
Referensi Standar & Catatan
- ASHRAE TC 9.9 — Thermal Guidelines for Data Processing Environments (5th Edition)
- Schneider Electric / APC White Paper 59 — Determining Total Cooling Requirements for Data Centers
Catatan: Hasil di atas merupakan estimasi berdasarkan rumus standar. Selalu verifikasi dengan dokumentasi resmi vendor dan kondisi lapangan sebelum implementasi pada lingkungan produksi.