Lewati ke konten utama

Kalkulator Kapasitas Log SIEM, Syslog & Retensi Audit Keamanan

Hitung total Events Per Second (EPS), volume log harian (GB/hari), kapasitas Hot Storage NVMe & Cold Archive terkompresi untuk Wazuh, ELK, dan Graylog.

Parameter Input

Coba Contoh:
010000
01000
EPS
0.55000
Byte
1008192
Hari
1730
Hari
03650
115

Hasil Perhitungan

Total Perangkat & Server Sumber Log
35 Node
Total Laju Log Gabungan (EPS)
525 EPS
Estimasi Lonjakan Laju Puncak (2.5× EPS)
1.313 EPS
Total Kejadian Log per Hari
45,36 Juta Event
Volume Log Mentah Harian
15,88 GB/Hari
Volume Terindeks Harian (+10% Indeks)
17,47 GB/Hari
Kebutuhan Kapasitas Hot Storage (NVMe)
0,524 TB
Kebutuhan Kapasitas Cold Archive (Terkompresi)
1,064 TB
Total Kapasitas Disk (+20% Safety Watermark)
1,906 TB
Rekomendasi Performa Tulis Disk (IOPS)
225 IOPS
Kebutuhan Bandwidth Jaringan Kolektor
1,47 Mbps
Ingin membandingkan 2 opsi desain (misal: RAIDZ1 vs RAIDZ2, atau Cat6 vs Cat5e)?
⚡ Standar Hardening & Operasional Produksi
Debian 12 / Ubuntu 24.04 LTS + Nftables + Systemd Timer
CIS Benchmark Level 1 • Non-Root SSH Key-Only + Fail2ban/CrowdSec

Uji aturan firewall dan skrip cron pada lingkungan staging terlebih dahulu, dan simpan backup konfigurasi di Git.

Tabel Rincian Kapasitas Berdasarkan Tingkatan Retensi (Hot vs Cold)
Tingkatan Penyimpanan (Storage Tier)Durasi Retensi (Hari)Format Penyimpanan & IndeksKapasitas Dibutuhkan (TB)
Hot Tier (NVMe Indexed Search / SIEM Aktif)30 HariIndexed JSON + Lucene (1.1× raw)0,524 TB
Cold Archive Tier (Object Storage / Zstd / Gzip)335 HariCompressed Archive (5:1)1,064 TB
Total + Safety Buffer Watermark (20%)365 HariTotal Kapasitas Disk Direkomendasikan1,906 TB
Bagikan ke WhatsApp

Cara Menggunakan Alat Ini

  1. Masukkan jumlah perangkat jaringan/firewall dan jumlah server yang dipantau, beserta rata-rata Events Per Second (EPS) per perangkat dan ukuran byte per log.
  2. Tentukan durasi retensi Hot Storage (pencarian cepat terindeks, dalam hari) dan durasi retensi Cold Archive (arsip terkompresi) beserta rasio kompresi.
  3. Tinjau hasil Total EPS, volume log harian (GB/hari), kebutuhan kapasitas Hot & Cold Storage (TB), total disk dengan safety buffer 20%, dan rekomendasi IOPS.

Contoh Perhitungan Nyata: Klaster Wazuh/ELK Menengah (35 Sumber Log, Retensi 1 Tahun)

Contoh terhitung: 10 perangkat jaringan + 25 server (total 35 sumber) pada rata-rata 15 EPS dan 350 byte/event menghasilkan 525 EPS (15,88 GB/hari). Untuk retensi 30 hari Hot + 335 hari Cold (kompresi 5:1) dibutuhkan total 3,109 TB (termasuk buffer 20%).

Input Contoh
Jumlah Perangkat Jaringan & Firewall (MikroTik/FortiGate)
10
Jumlah Server Produksi (Linux / Windows Endpoint)
25
Rata-rata Events Per Second (EPS) per Perangkat
15 EPS
Ukuran Rata-rata per Baris Event Log (Byte)
350 Byte
Durasi Retensi Hot Storage Terindeks (Hari)
30 Hari
Durasi Retensi Cold Archive Terkompresi (Hari)
335 Hari
Rasio Kompresi Arsip Cold Storage (misal 5 untuk 5:1)
5
Output Terhitung
Total Perangkat & Server Sumber Log
35 Node
Total Laju Log Gabungan (EPS)
525 EPS
Estimasi Lonjakan Laju Puncak (2.5× EPS)
1.313 EPS
Total Kejadian Log per Hari
45,36 Juta Event
Volume Log Mentah Harian
15,88 GB/Hari
Volume Terindeks Harian (+10% Indeks)
17,47 GB/Hari
Kebutuhan Kapasitas Hot Storage (NVMe)
0,524 TB
Kebutuhan Kapasitas Cold Archive (Terkompresi)
1,064 TB
Total Kapasitas Disk (+20% Safety Watermark)
1,906 TB
Rekomendasi Performa Tulis Disk (IOPS)
225 IOPS
Kebutuhan Bandwidth Jaringan Kolektor
1,47 Mbps
Tabel Rincian Kapasitas Berdasarkan Tingkatan Retensi (Hot vs Cold)
Tingkatan Penyimpanan (Storage Tier)Durasi Retensi (Hari)Format Penyimpanan & IndeksKapasitas Dibutuhkan (TB)
Hot Tier (NVMe Indexed Search / SIEM Aktif)30 HariIndexed JSON + Lucene (1.1× raw)0,524 TB
Cold Archive Tier (Object Storage / Zstd / Gzip)335 HariCompressed Archive (5:1)1,064 TB
Total + Safety Buffer Watermark (20%)365 HariTotal Kapasitas Disk Direkomendasikan1,906 TB

Konsep Dasar & Catatan Teknis

Perencanaan kapasitas penyimpanan log keamanan pada sistem Security Information and Event Management (SIEM) seperti Wazuh, Elastic Security (ELK), Graylog, maupun server rsyslog terpusat merupakan fondasi utama dalam memenuhi kepatuhan audit keamanan informasi (ISO/IEC 27001 klausul A.12.4, PCI-DSS Requirement 10, dan UU PDP). Setiap perangkat jaringan (firewall FortiGate, router MikroTik, switch core) serta server produksi (Linux systemd-journald, auditd, dan Windows Event Log) secara kontinu menghasilkan aliran pesan telemetri yang diukur dalam satuan Events Per Second (EPS). Volume penyimpanan harian ditentukan oleh hasil kali antara total EPS gabungan seluruh sumber log, jumlah detik dalam sehari (86.400 detik), dan ukuran rata-rata satu baris pesan log dalam satuan byte. Pesan syslog standar RFC 5424 dari router atau akses web Nginx umumnya berukuran 250 hingga 400 byte, sedangkan log audit keamanan berformat JSON dari agen endpoint atau Windows Security Event dapat mencapai 600 hingga 1.200 byte per kejadian. Ketika log masuk ke mesin indeks pencarian seperti Elasticsearch atau OpenSearch (Hot Tier), struktur inverted index dan metadata Lucene menambahkan overhead penyimpanan sekitar 10% di atas ukuran mentah. Untuk mengoptimalkan biaya penyimpanan jangka panjang (misalnya retensi 1 tahun), arsitektur SIEM membagi penyimpanan ke dalam dua tingkatan: Hot Storage berbasis NVMe SSD untuk pencarian cepat selama 30–90 hari pertama, dan Cold Archive berbasis kompresi Zstandard (zstd) atau Gzip yang mampu menyusutkan ukuran teks log dengan rasio 5:1 hingga 8:1, ditambah cadangan ruang (safety buffer) 20% agar disk tidak menyentuh batas watermark read-only. Selain kapasitas ruang penyimpanan dalam satuan Terabyte, perencana infrastruktur SOC (Security Operations Center) wajib memperhitungkan kinerja tulis IOPS (Input/Output Operations Per Second) dan ketahanan antrean ingesti saat terjadi lonjakan insiden keamanan (seperti serangan DDoS atau pemindaian port masif). Pada saat serangan berlangsung, laju EPS dari firewall dan IDS/IPS seperti Suricata dapat melonjak tiga hingga lima kali lipat dari rata-rata harian normal. Menyediakan buffer antrean berbasis Kafka atau Redis di depan klaster indeks Wazuh/Elasticsearch serta menjaga ruang kosong disk minimal 20% di bawah ambang batas flood-stage watermark (95% pada Elasticsearch) menjamin tidak ada bukti forensik log yang hilang di tengah investigasi insiden.

Cara Perhitungan (Rumus & Langkah)

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Mengapa Elasticsearch/Wazuh membutuhkan ruang kosong minimal 15%–20% pada disk?

Elasticsearch memiliki fitur flood-stage disk watermark pada penggunaan disk 85%–95%. Jika disk melewati batas tersebut, indeks otomatis dikunci menjadi read-only untuk mencegah kerusakan korupsi data shard.

Berapa rata-rata EPS untuk satu server Linux atau router firewall?

Server Linux biasa menghasilkan 2–10 EPS, server web/database sibuk menghasilkan 20–50 EPS, sedangkan firewall perimeter yang mencatat seluruh sesi NAT dan trafik drop dapat menghasilkan 50 hingga 500+ EPS.

Berapa rasio kompresi yang realistis untuk arsip log teks JSON/Syslog?

Karena log memiliki pola teks berulang (timestamp, nama host, IP), algoritma gzip dan zstd umumnya mencapai rasio kompresi antara 5:1 (80% penghematan) hingga 8:1.

Berapa lama standar retensi log menurut ISO 27001 dan PCI-DSS?

Standar PCI-DSS Requirement 10.7 dan praktik terbaik audit ISO 27001 mewajibkan riwayat log jejak audit disimpan minimal selama 1 tahun (365 hari), dengan minimal 90 hari terakhir siap diakses secara instan (Hot/Warm).