⚡ 100% Client-Side Engine • Zero Login & Zero Database

InfraCalc — All-in-One IT & Network Calculators

Perangkat bantu kalkulasi teknis presisi untuk Network Administrator, System Engineer, dan CCTV Integrator. Semua kalkulasi berjalan instan di peramban Anda.

01 RouterOS v7

MikroTik Queue & Burst

Kalkulasi CIR/MIR, Burst limit, threshold, dan generate script RouterOS otomatis.

02 Storage / Virtualisasi

Proxmox ZFS RAID

Kalkulasi usable storage, padding ashift, batas aman 80%, dan kebutuhan RAM ARC host.

03 IP Planning

Subnet & VLSM Planner

CIDR IPv4/IPv6 lengkap dan alokasi VLAN VLSM dengan ekspor CSV/Markdown & snippet CLI.

04 Surveillance

CCTV Storage & Bandwidth

Estimasi TB harddisk NVR, pemilihan HDD surveillance, PoE watt, dan kebutuhan uplink switch.

Advertisement Ad
Network Engineering Tool

MikroTik Simple Queue & Burst Calculator (RouterOS v7)

Rancang limitasi bandwidth per user (CIR/MIR), parameter burst dinamis, serta generate script CLI RouterOS v7 yang siap pakai.

Parameter Target & Bandwidth ISP

50% artinya estimasi hanya separuh klien streaming bersamaan.

Parameter Perhitungan Burst Limit

150% = 1.5x dari Max-Limit

Disarankan 70-80% dari Max-Limit

Jendela rata-rata perhitungan (1-60s)

Pengaturan Lanjutan (Headroom, Queue Tree & Parent Name)
Advertisement Ad

Ringkasan Limitasi Bandwidth Per User

RouterOS v7 Terminal Script

            

Cara Kerja & Rumus Kalkulasi MikroTik Queue, Burst & Multi-WAN

Manajemen bandwidth presisi di MikroTik RouterOS v7 memerlukan keseimbangan antara garansi kecepatan minimum (CIR), batas maksimum (MIR), serta alokasi antrean cerdas:

  • Limit-At (CIR - Committed Information Rate): Bandwidth minimum yang dijamin untuk setiap klien saat jaringan penuh: Total Bandwidth Efektif ÷ Total Klien.
  • Max-Limit (MIR - Maximum Information Rate): Kecepatan puncak yang diizinkan saat trafik lengang berdasarkan rasio konkurensi aktif: Total Bandwidth Efektif ÷ (Total Klien × Rasio Konkurensi).
  • Durasi Burst Efektif: MikroTik mengizinkan kecepatan lonjakan (Burst-Limit) selama rata-rata penggunaan dalam jendela burst-time masih di bawah burst-threshold. Durasi efektif dihitung dengan rumus: Burst-Time × Burst-Threshold ÷ Burst-Limit.
  • Multi-WAN PCC (2 s/d 5 ISP) & Recursive Failover: Membagi koneksi secara proporsional berdasarkan FPB (Faktor Persekutuan Terbesar) bandwidth tiap ISP menggunakan per-connection-classifier dan memantau ketersediaan internet tiap jalur dengan check-gateway=ping rekursif ke DNS publik.

FAQ Teknis MikroTik RouterOS v7

1. Mengapa Simple Queue atau Queue Tree tidak melimit trafik di RouterOS v7?

Paket yang melewati rule fasttrack-connection di IP Firewall Filter akan mem-bypass Simple Queue dan Queue Tree untuk menghemat CPU. Nonaktifkan rule FastTrack atau kecualikan subnet yang dilimit agar queue berjalan akurat.

2. Bagaimana cara kerja Recursive Failover saat modem ISP masih menyala tetapi internet putus (FO Cut)?

Jika hanya mengecek IP gateway modem (misal 192.168.1.1), router mengira internet masih aktif selama modem menyala. Dengan Recursive Routing (scope=10 target-scope=11 ke IP publik seperti 1.1.1.1 atau 8.8.8.8), MikroTik otomatis mengalihkan trafik ke ISP cadangan (ISP 2 s/d ISP 5) begitu koneksi ke internet luar terputus.

Direktori Langsung 17 Kalkulator Lapangan

Indeks Lengkap 17 Kalkulator InfraCalc.web.id

Klik salah satu kalkulator di bawah untuk membuka halaman langsung dengan parameter teknis dan generator script siap pakai: